Palopo– Komitmen Pemerintah Kabupaten Gowa dalam memajukan dunia pendidikan kembali ditunjukkan secara nyata. Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, turun langsung membagikan seragam sekolah gratis kepada siswa-siswi SMP Negeri 1 Tinggimoncong dan SD Negeri Center Malino, Kecamatan Tinggimoncong.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Talenrang menegaskan bahwa investasi terbaik bagi suatu daerah adalah pendidikan. Menurutnya, generasi muda harus dipersiapkan dengan baik agar mampu menjadi penerus yang cerdas, kreatif, dan berdaya saing.
“Kenapa saya begitu peduli pada pendidikan? Karena saya ingin kelak yang menggantikan saya adalah anak-anak cerdas, anak-anak dari Sulawesi Selatan, khususnya Gowa, yang mampu tampil di tingkat kabupaten, provinsi, bahkan nasional,” ujarnya di hadapan para siswa dan guru.
Pendidikan Bukan Hanya Infrastruktur
Bupati Talenrang menjelaskan bahwa pendidikan tidak boleh dipandang semata dari sisi fisik seperti bangunan sekolah atau ruang kelas. Yang terpenting justru adalah kualitas tenaga pengajar yang mendidik generasi muda.
“Pendidikan bukan hanya soal bangunan atau ruang kelas, yang terpenting adalah kehadiran guru-guru hebat yang cerdas, kreatif, dan inovatif. Mereka adalah kunci utama dalam mencetak generasi unggul,” tegasnya.
Karenanya, selain membenahi fasilitas pendidikan, Pemkab Gowa juga terus memperhatikan kesejahteraan dan pengembangan kompetensi guru.
Seragam Gratis, Hilangkan Kesenjangan Sosial
Program pembagian seragam sekolah gratis ini dinilai sebagai langkah konkret untuk mengurangi beban orang tua sekaligus menumbuhkan rasa kesetaraan di kalangan pelajar.
Baca Juga: Wamensos Agus Jabo Semua Program Pengentasan Kemiskinan Harus Berbasis Data DTSEN
“Saya tidak ingin lagi mendengar alasan anak-anak tidak mau sekolah karena tidak punya seragam. Sekarang, seragamnya sudah disiapkan,” kata Bupati Talenrang.
Ia menambahkan, seragam, sepatu, hingga tas sekolah yang diberikan dibuat seragam untuk semua siswa, sehingga tidak ada lagi perbedaan mencolok yang dapat memicu rasa minder ataupun persaingan tidak sehat.
“Kita ingin menciptakan rasa kebersamaan, tidak ada lagi yang merasa seragamnya lebih bagus, sepatunya lebih mahal, atau tasnya bermerek. Sekarang semua sama. Hanya rok dan celana yang menyesuaikan jenis kelamin,” jelasnya.
Apresiasi dari Pihak Sekolah
Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Tinggimoncong, Syafruddin, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan pemerintah daerah, khususnya Bupati Gowa. Ia berharap kunjungan ini dapat menjadi titik awal perbaikan kualitas pendidikan di wilayah pegunungan Malino.
“Kami berterima kasih atas perhatian ibu Bupati. Semoga kunjungan ini menjadi awal yang baik untuk peningkatan mutu dan fasilitas pendidikan di sekolah kami,” ungkapnya.


















