banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250
Palopo  

Gedung DPRD Palopo Disterilkan Kapolres Aksi Besok Harus Damai

Gedung DPRD Palopo Disterilkan Kapolres Aksi Besok Harus Damai

banner 120x600
banner 468x60

Kapolres dan Dandim 1403 Palopo Periksa Kesiapan DPRD Jelang Aksi Demo Mahasiswa

Palopo– Suasana menjelang aksi demonstrasi besar-besaran yang akan digelar mahasiswa di Kota Palopo mulai terasa. Sehari sebelum massa aksi diperkirakan memenuhi halaman gedung DPRD Kota Palopo, aparat kepolisian dan TNI melakukan pengecekan kesiapan pengamanan di lokasi.

Kapolres Palopo, AKBP Dedi Surya Dharma, bersama Dandim 1403 Palopo, Letkol Inf. Windra Sukma Prihantoro, turun langsung meninjau kantor DPRD Kota Palopo yang berada di Kelurahan To’ Bulung, Kecamatan Bara, Ahad (31/8/2025). Kehadiran keduanya didampingi Ketua DPRD Kota Palopo, Darwis, serta Sekretaris Dewan, Taufik.

banner 325x300

Pengecekan Menyeluruh Hingga Ke Pintu Akses

Dalam peninjauan itu, setiap sudut gedung DPRD tak luput dari pemeriksaan. Mulai dari ruangan perkantoran, pintu-pintu akses keluar masuk, hingga pagar utama yang menjadi jalur masuk massa aksi. Beberapa perabotan yang dianggap rawan dimanfaatkan massa juga sudah diamankan oleh pihak sekretariat dewan.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi agar aksi demonstrasi yang akan digelar berjalan kondusif tanpa menimbulkan kerusakan fasilitas publik.

“Segala persiapan sudah kita cek bersama jajaran, baik akses maupun keamanan di dalam gedung. Intinya, kami berupaya maksimal agar jalannya aksi tetap aman,” ujar Kapolres AKBP Dedi Surya Dharma.

Kekuatan Personel Disiagakan

Meski belum bisa menyebutkan jumlah pasti personel yang akan diterjunkan, Kapolres menegaskan bahwa seluruh sumber daya pengamanan akan dikerahkan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan membludaknya jumlah massa aksi.

Kapolres Bersama Dandim 1403 Palopo Periksa Kesiapan di Kantor DPRD Palopo - PALOPOPOS

Baca Juga: Syaiful Akbar Korban Insiden DPRD Makassar Dimakamkan di TPU Surutanga Palopo

“Kami juga belum tahu berapa banyak peserta aksi yang akan turun. Tetapi untuk pengamanan, kami akan menurunkan personel semaksimal mungkin,” tambahnya.

Pihak kepolisian dan TNI juga sudah berkoordinasi agar pengamanan tidak hanya dilakukan di kantor DPRD, tetapi juga di beberapa titik vital lainnya di Kota Palopo.

Seruan Damai untuk Massa Aksi

Kapolres kembali mengingatkan para mahasiswa agar tetap menjunjung tinggi prinsip demokrasi dalam menyampaikan aspirasi. Menurutnya, penyampaian pendapat merupakan hak setiap warga negara, tetapi harus dilakukan dengan cara yang santun dan damai.

“Pesan kami untuk yang demo besok, jangan buat kericuhan, jangan anarkis, tetap jaga ketentraman. Jangan merusak fasilitas apalagi membakar. Mari kita jaga Palopo tetap kondusif,” imbau Kapolres.

Aksi Dipicu Tragedi Ojol Tewas Terlindas Kendaraan Brimob

Gelombang aksi mahasiswa di Palopo tak terlepas dari insiden tragis yang terjadi pada 28 Agustus 2025 lalu di sekitar gedung DPR RI, Jakarta. Saat itu, seorang pengemudi ojek online (Ojol) dilaporkan tewas setelah terlindas kendaraan taktis Brimob ketika aksi demonstrasi berlangsung.

Tragedi tersebut menyulut kemarahan publik dan memicu aksi solidaritas di berbagai daerah, termasuk Palopo. Aliansi mahasiswa dari berbagai organisasi berencana turun ke jalan untuk menuntut keadilan.

Beberapa tuntutan yang dibawa massa aksi antara lain:

  1. Pencopotan Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

  2. Pencopotan Dankor Brimob.

  3. Revisi Undang-Undang Kepolisian.

  4. Pembebasan seluruh pendemo yang ditangkap pasca-aksi 28 Agustus.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *