Palopo – Ratusan warga Kota Palopo berbondong-bondong memadati Masjid Jami Tua untuk melaksanakan salat tarawih pada malam pertama bulan suci Ramadan. Antusiasme ini terlihat dari saf makmum yang terisi penuh hingga ke area halaman masjid bersejarah tersebut. Selain itu, suasana religius terasa sangat kental saat masyarakat berkumpul untuk menyambut bulan penuh berkah ini dengan penuh sukacita.
Sejarah dan Daya Tarik Masjid Jami Tua
Awalnya, Masjid Jami Tua memang selalu menjadi pusat pelaksanaan ibadah bagi warga setempat karena nilai sejarahnya yang sangat tinggi. Oleh karena itu, banyak jemaah dari luar kelurahan sengaja datang lebih awal guna mendapatkan tempat di dalam ruang utama masjid. Meskipun cuaca sedikit mendung, namun hal tersebut tidak menyurutkan semangat umat Islam di Palopo untuk menjalankan ibadah secara berjamaah.
Kemudian, pengurus masjid juga telah menyiapkan segala fasilitas pendukung agar para jemaah dapat beribadah dengan nyaman dan tenang. Sebab, kebersihan area tempat wudu dan pengaturan sistem suara menjadi prioritas utama panitia selama bulan Ramadan berlangsung. Jadi, para warga dapat mendengarkan ceramah singkat serta lantunan ayat suci Al-Qur’an dengan sangat jelas dari setiap sudut ruangan.
Baca juga:Wali Kota Naili Trisal Lantik Kabinet Baru
Pengaturan Keamanan dan Arus Lalu Lintas
Selanjutnya, sejumlah petugas keamanan tampak berjaga di sekitar lokasi masjid untuk mengatur arus lalu lintas kendaraan para jemaah. Sebab, lonjakan jumlah pengunjung sering kali memicu kepadatan di jalur utama yang menuju ke area cagar budaya ini. Oleh sebab itu, penyiapan kantong parkir tambahan menjadi solusi efektif agar mobilitas warga di sekitar masjid tetap berjalan dengan lancar.
Saat ini, pihak kepolisian juga meningkatkan patroli rutin guna menjamin keamanan kendaraan yang terparkir di pinggir jalan selama salat berlangsung. Bahkan, para pemuda remaja masjid turut membantu petugas dalam mengarahkan jemaah yang baru tiba di lokasi kegiatan. Sebagai tambahan, suasana damai dan penuh kekeluargaan sangat menonjol saat warga saling menyapa usai melaksanakan rangkaian ibadah tarawih.
Harapan bagi Kekhusyukan Ibadah Ramadan
Singkatnya, membludaknya warga di Masjid Jami Tua Palopo pada malam pertama Ramadan ini menunjukkan kuatnya tradisi keagamaan masyarakat. Di sisi lain, pemerintah kota berharap agar semangat beribadah ini terus terjaga hingga akhir bulan suci mendatang. Akhirnya, seluruh elemen masyarakat mendoakan agar pelaksanaan Ramadan tahun ini membawa kedamaian serta keberkahan bagi Kota Palopo.


















