Palopo– Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Palopo masa khidmat 2025–2030 resmi dilantik dan dikukuhkan pada Ahad, 5 Oktober 2025, di Gedung Opu Daeng Risaju PMDS Putri, Jl. Puang H. Daud, Kota Palopo.
Pelantikan yang berlangsung mulai pukul 09.00 Wita itu dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Umum MUI Sulawesi Selatan, Prof. Dr. KH. Muhammad Galib, M.A. Acara yang digelar dengan penuh khidmat tersebut dihadiri berbagai unsur penting, mulai dari akademisi, aparat pemerintah, hingga tokoh agama.
Hadir di antaranya Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo, Dr. Abbas Langaji, M.Ag., Kasubag TU Kemenag Palopo, H. Mikail, dan Kasat Binmas Polres Palopo, AKP Syamsul Bahri.
Ketua MUI Palopo: Jaga Persatuan, Perkuat Akhlak Umat
Ketua Umum MUI Kota Palopo, Dr. KH. Syarifuddin Daud, M.A., dalam sambutannya menegaskan pentingnya pelantikan tersebut sebagai momentum memperkuat peran MUI dalam membangun umat dan bangsa.
“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi bentuk komitmen dan kebersamaan kita untuk meningkatkan peran serta MUI dalam membangun masyarakat yang berakhlak dan berdaya,” ujarnya.
Ia mengingatkan agar masyarakat Kota Palopo tidak terpecah oleh perbedaan pandangan maupun kepentingan. Menurutnya, kekuatan umat terletak pada persatuan dan akhlak yang baik.
Baca Juga: Menag Resmikan UIN Palopo Tonggak Baru Keilmuan Islam Modern di Luwu Raya
“Sebagai umat Islam, mari kita saling memperbaiki diri dan memperkuat akhlak. MUI siap membantu pemerintah dalam membina masyarakat agar terhindar dari perbuatan yang tidak baik, termasuk narkoba dan HIV/AIDS,” tegasnya.
KH. Syarifuddin juga berjanji MUI akan terus menegakkan nilai-nilai agama dan menjadi mitra strategis pemerintah dalam berbagai program sosial dan keagamaan.
“Kami ingin MUI menjadi pelopor kegiatan positif di tengah masyarakat. Mari kita bangun kebersamaan, saling menolong, dan menegakkan agama semata-mata untuk mengharap ridha Allah SWT,” tambahnya.
Prof. Muhammad Galib: MUI Adalah Pelayan Umat, Bukan Sekadar Organisasi
Sementara itu, Wakil Ketua Umum MUI Sulsel, Prof. Dr. KH. Muhammad Galib, M.A., dalam sambutannya menekankan bahwa MUI sejatinya merupakan wadah pelayanan umat. Namun, agar pelayanan tersebut berjalan efektif, diperlukan struktur organisasi yang solid dan terarah.


















