banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250

Mahasiswa Palopo Serbu DPRD Polisi Dilempari Batu Jurnalis Terluka

Mahasiswa Palopo Serbu DPRD Polisi Dilempari Batu Jurnalis Terluka

banner 120x600
banner 468x60

Ricuh di DPRD Palopo: Kaca Pecah, Polisi dan Jurnalis Terluka dalam Aksi Mahasiswa

PalopoSuasana di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palopo mendadak tegang pada Senin sore (1/9/2025). Aksi unjuk rasa mahasiswa yang awalnya berlangsung dengan orasi dan yel-yel berubah menjadi ricuh setelah massa berusaha memaksa masuk ke dalam gedung parlemen.

Kericuhan itu meninggalkan jejak kerusakan dan korban luka. Sejumlah kaca jendela DPRD pecah akibat lemparan batu, seorang polisi mengalami luka di bagian kepala, sementara seorang jurnalis terkena serpihan kaca saat meliput peristiwa tersebut.

banner 325x300

Kronologi Ricuhnya Aksi

Aksi mahasiswa dimulai sejak siang hari dengan agenda menyampaikan sejumlah tuntutan politik dan sosial kepada anggota DPRD Palopo. Para mahasiswa berorasi lantang di halaman gedung sambil membawa spanduk dan poster berisi kritik terhadap kinerja legislatif.

Ketegangan mulai meningkat ketika mereka meminta masuk untuk berdialog dengan wakil rakyat. Namun, hingga berjam-jam menunggu, tidak satu pun anggota DPRD yang hadir menemui massa. Kekecewaan pun memuncak.

Demo Mahasiswa di Palopo Ricuh, Kaca Gedung DPRD Hancur Dirusak | Tekape.co

Baca Juga: Gedung DPRD Palopo Disterilkan Kapolres Aksi Besok Harus Damai

“Kalau mereka tidak mau keluar menemui rakyat, untuk apa kita punya DPRD? Gedung ini milik rakyat, bukan milik pribadi,” teriak salah satu orator di tengah massa.

Situasi tak terkendali ketika beberapa demonstran mencoba merusak pintu utama gedung. Massa kemudian melempari kaca jendela dengan batu, memaksa aparat kepolisian dan Satpol PP bertindak.

Gas air mata ditembakkan ke arah kerumunan untuk membubarkan aksi. Namun bukannya mundur, sebagian demonstran justru bertahan bahkan melawan dengan lemparan batu. Aksi saling kejar antara aparat dan mahasiswa pun tak terhindarkan di sekitar area gedung DPRD.

Korban Luka: Polisi dan Jurnalis

Dalam insiden tersebut, dua orang dilaporkan terluka. Seorang polisi dari Polres Palopo terkena lemparan batu saat berusaha menghalau massa. Sementara seorang jurnalis lokal yang tengah meliput aksi terkena serpihan kaca jendela yang pecah.

“Rekan kami hanya menjalankan tugas liputan, tapi malah jadi korban. Ini seharusnya menjadi perhatian semua pihak, agar kekerasan terhadap jurnalis tidak lagi terjadi,” ungkap salah seorang jurnalis yang berada di lokasi.

Hingga berita ini diturunkan, keduanya telah mendapatkan perawatan medis.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *