Palopo– Dalam upaya memperkuat mutu akademik dan memperluas wawasan pengelolaan pendidikan tinggi, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palopo melakukan kegiatan benchmarking ke Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FTIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis untuk mengembangkan kurikulum, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta mempersiapkan pembukaan kelas internasional di lingkungan UIN Palopo.
Disambut Hangat oleh Civitas Akademika UIN Malang
Rombongan UIN Palopo dipimpin langsung oleh Dr. Masruddin, S.S., M.Hum, selaku Wakil Rektor II, didampingi oleh Husnaini, S.Pd.I., M.Pd, Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris. Setibanya di kampus UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, rombongan disambut hangat oleh jajaran pimpinan FTIK, di antaranya Prof. Dr. Marno, selaku Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, serta Maslihatul Bisriyah, M.TESOL, selaku Ketua Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI).
Pertemuan berlangsung penuh keakraban dan semangat kolaboratif. Kedua belah pihak berdiskusi mendalam mengenai strategi pengembangan kurikulum berbasis internasional, inovasi dalam pengajaran bahasa Inggris, serta pengelolaan program studi yang adaptif terhadap tantangan global.
Tujuan dan Manfaat Benchmarking
Benchmarking ini tidak sekadar kunjungan silaturahmi antar perguruan tinggi Islam, tetapi merupakan langkah nyata UIN Palopo untuk meningkatkan daya saing akademik. Melalui kegiatan ini, pihak UIN Palopo berupaya mempelajari berbagai praktik terbaik (best practices) yang telah diterapkan di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang—terutama dalam hal pengelolaan kurikulum, pembelajaran berbasis riset, dan program internasionalisasi.
Menurut Dr. Masruddin, benchmarking menjadi salah satu strategi penting dalam transformasi kelembagaan UIN Palopo.
Baca Juga: Kejari Palopo Musnahkan 527 Gram Sabu Lelang 24 HP dari 12 Perkara Hukum Tetap
“Kami ingin belajar langsung dari UIN Malang yang sudah lebih dulu sukses mengembangkan program studi berorientasi global. Harapannya, pengalaman ini bisa menjadi inspirasi dan acuan dalam memperkuat mutu akademik di UIN Palopo,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Prodi PBI UIN Palopo, Husnaini, S.Pd.I., M.Pd, menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperluas jejaring kerjasama.
“Selain untuk pengembangan kurikulum, kami juga membuka peluang kolaborasi dalam penelitian, pertukaran mahasiswa, dan pelatihan dosen,” jelasnya.
Menuju Kelas Internasional
Salah satu fokus utama kegiatan ini adalah persiapan pembukaan kelas internasional pada Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris. Program ini diharapkan dapat menciptakan lulusan yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kompetensi global, kemampuan komunikasi lintas budaya, serta daya saing di dunia kerja internasional.
Dalam diskusi, pihak UIN Malang berbagi pengalaman tentang manajemen kelas internasional, standar akreditasi, serta strategi peningkatan kemampuan bahasa asing bagi mahasiswa dan dosen. Maslihatul Bisriyah, M.TESOL, menekankan pentingnya sinergi antara kurikulum, kegiatan kemahasiswaan, dan program pelatihan untuk mencetak lulusan yang kompeten di tingkat internasional.


















